Kisah Pria Meninggal Sebelum Terima Gelar Magister, Istrinya Menangis Gantikan Suami Maju ke Podium

Kisah Pria Meninggal Sebelum Terima Gelar Magister, Istrinya Menangis Gantikan Suami Maju ke Podium

Berita Bola, Berita Online 0 Comment

Kisah Pria Meninggal Sebelum Terima Gelar Magister, Istrinya Menangis Gantikan Suami Maju ke Podium

eroerojp.com – Mendapatkan gelar akademik tentu jadi hal yang ditunggu-tunggu mereka yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Gelar akademik yang didapatkan jadi pertanda jerih payah kita selama ini terbayar.

Namun, sayangnya pria asal Malaysia bernama Syed Shahfuddin Syed Zainal Abidin tak dapat menghadiri acara pemberian gelar akademik itu.

Pasalnya, Syed Shahfuddin Syed Zainal Abidin dikabarkan meninggal dunia sebelum ia mendapatkan gelar Magister di Mara University of Technology (UiTM).

Diketahui, mendiang mendapatkan gelar Magister di jurusan Komunikasi Massa.

Dilansir oleh mStar, Sabtu (12/10/2019), istri mendiang, Nor Aziah Yahaya lah yang menggantikan sang suami.

Ia maju ke podium untuk menerima gelar Magister sang suami.

Saat maju ke podium, Nor Aziah Yahaya tak kuasa menahan air matanya.

Sebuah gambar almarhum suaminya ditampilkan di layar saat ia berjalan di podium sebagai tanda penghormatan, memicu belasungkawa dan doa dari mereka yang hadir.

Seseorang yang hadir di acara itu mengungkapkan bahwa pihak universitas juga menghentikan suara gamelan saat ia naik ke podium.

Aksi itu dilakukan untuk memberikan penghormatan kepada mendiang suami Nor Aziah Yahaya.

“Hanya ingin mengutip hari obrolan ada seorang wanita di atas panggung yang tidak mengenakan jubah dan ansambel musik berhenti. Rupanya dia akan mengambil (gelar) untuk suaminya yang meninggal Januari 2019 karena kanker limfoma kita membaca al Fatihah sebelum dia mengambilnya,” tulis akun @thesendulife.

Cuitan itu mendapatkan berbagai macam reaksi dari netizen hingga viral.

Baca Juga : Tragedi pilu Akbar Alamsyah, meninggal dan tersangka

Menurut pantauan TribunStyle, cuitan itu kini mendapatkan retweet lebih dari 13 ribu.

Seperti dikutip dari mStar, Nor Aziah mengungkapkan perasaannya sebelum menghadiri acara tersebut.

Ia sempat ragu menghadiri acara tersebut lantaran takut tak dapat mengontrol perasaannya.

Awalnya, ia berencana menunjuk putranya yang berusia 12 tahun untuk maju ke podium.

Namun, universitas hanya mengizinkan mereka yang sudah berusia 18 tahun untuk maju ke podium.

Ibu empat anak itu berencana untuk tidak menghadiri acara itu, namun dirinya berubah pikiran setelah memikirkan semua kerja keras dan pengabdian almarhum suaminya untuk menyelesaikan pendidikan magisternya.

Almarhum Syed Shahfuddin Syed Zainal Abidin meninggal dunia pada 12 Januari 2019, hanya 4 hari setelah didiagnosis menderita kanker limfoma stadium 4.

Ia tidak pernah tahu bahwa dirinya menderita kanker, meskipun dia sudah sering mengunjungi rumah sakit untuk periksa.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top