Alasan Anak Bongkar Makam Ibunya dan Bawa Jenazah Pulang

Alasan Anak Bongkar Makam Ibunya dan Bawa Jenazah Pulang

Berita Bola, Berita Online 0 Comment

Alasan Anak Bongkar Makam Ibunya dan Bawa Jenazah Pulang

eroerojp.com – Seorang anak di Probolinggo nekat menggali kuburan ibunya sendiri yang telah meninggal 40 hari lalu. Jasad almarhumah Sumarto dibawa pulang ke rumah oleh anaknya, Nasir, lantaran ia rindu dengan sang ibu. Nasir yang diketahui mengidap gangguan jiwa itu sebelumnya mengaku didatangi sang ibu lewat mimpi dan mengatakan ingin bertemu. Nasir pun tak ragu-ragu membongkar makam sang ibu dan membawa jasadnya pulang ke rumah.

Dilansir dari Detik.com (15/10/2019), Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko mengatakan Nasir mengaku kangen dengan ibunya lewat mimpi. Nasir mengaku bahwa ia bermimpi jika ibunya kangen dan ingin bertemu. Nasir selama ini memang tinggal bersama ibunya, Sumarto, di Desa Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo.

Selama sang ibu masih hidup, Nasir yang mengidap gangguan jiwa itu sangat dekat dengan Sumarto. Ia merasa sangat kehilangan setelah Sumarto meninggal dunia. Nasir merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Sebelum Sumarto meninggal, ia sempat dirawat di rumah anak tertua Sumarto, Sul.

“Informasi dari keluarga, Nasir ini kondisinya mengalami gangguan jiwa,” ujar Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko saat dihubungi detikcom, Senin (14/10/2019).

Sebelumnya video pemakaman Sumarto direkam oleh salah seorang warga. Video berdurasi 2.38 menit memperlihatkan jasad Sumarto yang hendak kembali dimakamkan setelah dibongkar oleh sang anak.

Nasir diketahui membongkar makam ibunya pada hari Jumat (11/10/19). Nasir berjalan ke makam sang ibu yang berada di tengah hutan kemudian menggali kuburan sang ibu yang sudah meninggal 40 hari lalu itu. Nasir kemudian memasukan jasad Sumarto ke dalam sebuah karung agar tak ada orang yang tahu.

Baca Juga : Psikiater Kecewa Menonton Film Joker, Ini Alasannya

“Nasir membongkar makam ibunya seorang diri, saat kematian ibunya menginjak 40 hari. Setelah itu, Nasir mengatakan jenazah ibunya dan dibawa pulang ke rumahnya. Agar tak diketahui orang, Nasir memasukan jenazah sang ibu ke dalam karung dan kemudian menggotongnya,” kata Amin, salah seorang warga sekitar.

Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko membenarkan kabar pembongkaran makam yang dilakukan Nasir tersebut. Habi mengungkapkan usai Nasir berhasil mengeluarkan jasad ibunya dari liang lahat, ia langsung membawanya pulang ke rumah. Jasad sang ibu disimpan di rumahnya selama dua hari.

Keberadaan jasad sang ibu di rumahnya kemudian diketahui oleh kakak pertamanya, Sul. Awalnya Nasir tak mau mengembalikan jasad Sumarto ke makam. Sul akhirnya membujuk Nasir dan ia mengizinkan jasad ibunya dimakamkan lagi. Jasad sang ibu kembali dimakamkan pada hari Minggu (13/10/19) lalu yang disaksikan para warga.

“Sul kemudian membujuk Nasir agar mengembalikan jenazah ibunya. Nasir setuju dan pada hari Minggu jenazah ibunya dimakamkan dengan dibantu warga lain,” tandas Habi.

Nasir diketahui sudah sekian lama mengidap gangguan jiwa. Adik Nasir diketahui juga mengidap gangguan jiwa namun tidak seberat Nasir.

“Adik Nasir juga mengalami gangguan jiwa,” kata Habi.

Warga sekitar meminta Nasir untuk mendapat penanganan khusus karena ditakutkan akan mengulangi perbuatannya lagi. Pihak polisi mempertimbangkan dengan pihak desa dalam menangani Nasir untuk berobat kejiwaan.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top