Aulia Kesuma Beri Jus Dicampur 30 Butir Obat Tidur Sebelum Bunuh Suami

Aulia Kesuma Beri Jus Dicampur 30 Butir Obat Tidur Sebelum Bunuh Suami

Berita Bola, Berita Online 0 Comment

Aulia Kesuma Beri Jus Dicampur 30 Butir Obat Tidur Sebelum Bunuh Suami

eroerojp.com – Aulia Kesuma, otak pembunuhan terhadap suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan anak tirinya Adi Pradana alias Dana (23) telah merencanakan pembunuhan dari jauh-jauh hari.

Sebelum membunuh Pupung dan Dana, Aulia dan keponakannya Geovanni Kelvin (sebelumnya Aulia mengaku Kelvin adalah anaknya, namun keterangan diubah lagi menjadi keponakannya -red) bersama dua pembunuh bayaran asal Lampung membeli alkohol, obat tidur, dan sejumlah peralatan lainnya di sebuah apotek di Jakarta Selatan. Bahan-bahan itu digunakan pelaku untuk membunuh Pupung dan Dana.

“Tanggal 23 Agustus pagi, mereka mulai membeli peralatan. Membeli korek, obat nyamuk, sumbu, alkohol, obat tidur di apotek di Kalibata. Mereka baru datang ke TKP di rumah Lebak Bulus. Saudara AG, SG (pembunuh bayaran) masuk dari garasi lalu naik ke lantai 2. Dia standby di kamar KV (Kelvin),” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto, saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/9).

Baca Juga : ADHD, Alasan Leonardo Da Vinci Tak Pernah Selesaikan Lukisan

Sekitar pukul 20.30 WIB, Aulia melancarkan aksinya untuk membunuh kedua korban. Mulanya, Aulia memberikan jus tomat yang telah dicampur 30 butir obat tidur.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban Pupung memang menyukai jus. Sehingga, Aulia memanfaatkan misi membunuh suaminya dengan memberikan jus kesukaan Pupung, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan sama sekali.

“Kemudian malam hari jam 20.30, mulailah AU (Aulia) beraksi. Aksinya dia sudah mencampur dulu jus tomas yang dicampur dengan obat tidur valdres 30 butir, digerus, dicampur dalam 3 mug. Satu utuk ED (Pupung), satu DN (Dana), satu untuk dicampur saat minuman miras. Untuk korban ED dicampur dengan jus tomat. Memang setiap hari minum jus,” jelasnya.

“Saudara AU minum juga, tapi enggak ada campurannya. Kemudian diminum, korban tertidur di kamarnya,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengecekan Kartu Keluarga (KK), Kelvin merupakan keponakan Aulia. Sebelumnya, Aulia sempat memberikan keterangan yang tidak konsisten dan menyebut Kelvin adalah keponakannya, lalu diubah menjadi anaknya.

Namun, ada kejanggalan soal jarak umur 10 tahun antara Aulia dengan Kelvin. Aulia mengungkapkan bahwa ada kesalahan data dan menyebut ia sudah berusia 45 tahun.

Dalam KK, Aulia dijelaskan lahir di Jakarta pada 24 Oktober 1984. Sehingga, umur Aulia adalah 34 tahun (akan berusia 35 tahun pada Oktober mendatang).

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top