BMKG: Iklim di Malang Kembali ke 20 Tahun yang Lalu

BMKG: Iklim di Malang Kembali ke 20 Tahun yang Lalu

Berita Online 0 Comment

BMKG: Iklim di Malang Kembali ke 20 Tahun yang Lalu

eroerojp.com – Kepala Badan Metereologi Klimatologi serta Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang, Aminudin memandang iklim di ruang Malang kembali seperti iklim pada 20 tahun kemarin. Hal tersebut disaksikan dari suhu paling rendah waktu musim kemarau.

Aminudin menjelaskan, Stasiun Klimatologi Karangploso sudah pernah mencatat suhu paling rendah 14 derajat celsius seputar 20 tahun kemarin. Kemudian, suhu paling rendah waktu musim kemarau belum pernah sedingin itu.

Pada musim kemarau tahun ini, faksinya mencatat suhu paling rendah 15,6 derajat selsius. Walau sebenarnya, pucuk musim kemarau diperkirakan akan berlangsung pada Bulan Agustus, dimana cuaca akan berasa lebih dingin .

Baca Juga : 5 Fakta Deddy Corbuzier Jadi Mualaf

“Kemarin 15,6 derajat celsius tertera di Karangploso. Bahkan juga sudah pernah di Karangploso tertera seputar 14 derajat celsius,” tuturnya waktu dihubungi, Sabtu (22/6/2019).

Aminudin belum dapat meramalkan berapakah suhu paling rendah yang akan berlangsung pada musim kemarau tahun ini. Tetapi demikian, faksinya memandang jika suhu paling rendah 15,6 derajat celsius diawalnya musim telah tunjukkan pada hal yang positif.

“Tahun ini dapat sampai 15 (derajat celsius) mengagumkan kan. Bisa disebutkan iklim di Karangploso telah mulai kembali pada 20 tahun waktu lalu. Ke arah pada hal yang positif,” tuturnya.

Faksinya menjelaskan, iklim yang makin bagus itu dikuasai oleh situasi keadaan di ruang Malang Raya yang terbagi dalam Kota Malang, Kota Batu serta Kabupaten Malang.

“Karenanya dampak dengan lingkungan serta dampak juga manusia,” tuturnya.

Didapati, masuk pertengahan Bulan Juni, suhu di Malang lebih dingin dari umumnya. Rata-rata suhu sampai 16 derajat celsius jika sudah pernah sentuh 15,6 derajat celsius. Suhu dingin itu dirasa waktu malam sampai pagi hari.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top