Pria Mengaku Kepsek SD Tipu Mendagri Rp10 Juta, Uangnya Dipakai Berjudi

Pria Mengaku Kepsek SD Tipu Mendagri Rp10 Juta, Uangnya Dipakai Berjudi

Berita Online 0 Comment

Pria Mengaku Kepsek SD Tipu Mendagri Rp10 Juta, Uangnya Dipakai Berjudi

Pria Mengaku Kepsek SD Tipu Mendagri Rp10 Juta, Uangnya Dipakai Berjudi

eroerojp.com, NSN (35) diamankan sebab tindakan menipu Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. Mengakui menjadi kepala sekolah di SD tempat Tjahjo sempat belajar, ia minta uang Rp10 juta dengan dalih bangun musala.

Dalam laganya, pria itu berpura-pura menjadi Shintawaty Sri Utami, kepala Sekolah SD Rejosari, Semarang.

“Terduga minta sumbangan dana sebesar Rp10 juta untuk pembangunan musala di sekolah itu. Korban juga memerintah stafnya untuk mentrasfer uang itu ke rekening punya NSN,” kata Panit I Resmob Polda Metro Jaya, AKP Reza Pahlevi, pada wartawan, Senin (21/2).

Tiada berprasangka buruk, uang ditransfer pihak Tjahjo. Akan tetapi waktu dicek kebenarannya, musala belum pernah dibuat serta pihak sekolah pun tidak sempat minta uang sejumlah itu pada Tjahjo.

Bacalah juga : Kutub Magnet Bumi Bergeser, GPS di Ponsel Bisa Terpengaruhi

Sadar jadi korban penipuan, staf Mendagri lalu membuat laporan ke polisi. “Staf Pak Menteri lalu membuat laporan sebab masalah itu,” kata Reza.

Polisi pada akhirnya tangkap NSN. Waktu dicheck, aktor mengakui uang itu dipakai untuk berjudi.

“Aktor memakai uang itu untuk bermain judi,” ujarnya.

Karena tindakannya, NSN dijaring masalah berlapis, yakni Masalah 378 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan intimidasi penjara optimal 4 tahun dan Masalah 372 KUHP intimidasi optimal 4 tahun, serta Masalah 3 Undang-Undang Republik Indonesia No 8 tahun 2010 mengenai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan pidana penjara optimal 20 tahun serta denda Rp10 miliar, Masalah 4 UU RI Nomer 8 tahun 2010 mengenai TPPU dengan penjara optimal 20 tahun serta denda Rp5 miliar, dan Masalah 5 juncto Masalah 2 ayat 1 UU RI Nomer 8 Tahun 2010 mengenai TPPU dengan pidana penjara optimal 5 tahun serta denda Rp1 miliar.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top