KPK tak akan menghadiri debat capres

KPK tak akan menghadiri debat capres

Berita Online 0 Comment

KPK tak akan menghadiri debat capres

KPK tak akan menghadiri debat capres

eroerojp.com, Ketua KPK, Agus Rahardjo, mengemukakan info pada di gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/12/2018). Agus tidak akan hadir debat calon presiden sebab tidak ingin membawa KPK ke panggung politik.

Jumlahnya panelis untuk agenda debat capres (calon presiden) serta cawapres (calon wakil presiden) dalam Pemilu 2019 diyakinkan berkurang. Sesudah pencoretan dua panelis dari rincian, giliran Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan malas ada menjadi panelis.

Sebelum Agus, Sabtu (5/1/2019), Komisi Penentuan Umum (KPU) mencoret bekas Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, serta Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husodo, dari rincian panelis.

Bacalah juga : Ketahuan Foto Editan, Influencer Ini Dituding Lakukan ‘Fake Traveling’

Pencoretan adalah saran tim pasangan calon (paslon) nomer urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, serta nomer urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dengan demikian, jumlahnya panelis sekarang jadi lima orang.

Mereka ialah ahli hukum internasional Hikmahanto Juwana, bekas Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, pengajar hukum tata negara serta hukum administrasi negara Bivitri Susanti, dan pakar hukum tata negara Margarito Kamis.

Mengenai Agus mengakui masih ikut serta menjadi panelis, tetapi cuma hanya dalam pengaturan pertanyaan atau materi. Kebetulan ini hari, Sabtu (5/1), Agus ikuti rapat perdana dengan semua panelis untuk mengulas materi debat — belumlah membuat pertanyaan.

Akan tetapi, untuk hadir debat, Agus dengan tegas menolaknya. Menurut Agus dalam detikcom, panelis tidak diharuskan hadir debat.

“Kami telah berdiskusi di KPK, jika buat masalah kita ingin membantu akan berperan. Tetapi berkaitan tanggal 17 Januari waktu debat kami akan tidak hadir, agar tidak ada kesan-kesan kami ditarik ke politik,” tutur Agus.

Ini jadi ketetapan akhir KPK masalah debat calon presiden. Awal mulanya, Jumat (4/1), jubir KPK Febri Diansyah menjelaskan jika lembaganya akan pro aktif dalam pengaturan materi debat. Akan tetapi untuk kirim perwakilan menjadi panelis, Febri mengatakan KPK masih tetap pikir-pikir.

“KPK akan memutuskan akan ikut serta dengan intisari dalam rapat-rapat serta bahasan materi debat yang akan didatangi oleh beberapa panelis, ahli, atau pakar yang diundang oleh KPU,” tutur Febri.

KPK akan aktif membuat materi debat untuk mencegah tindak pidana korupsi dengan optimal. Kata Febri, KPK mengharap prinsip pemberantasan korupsi jadi perhatian semua pihak — terpenting beberapa calon pemimpin Indonesia ke depan.

Nama Ketua KPK ada pada rincian panelis debat capres-cawapres langsung pada edisi pertama dari lima ronde yang disediakan KPU, 17 Januari kelak. Kebetulan topik debat ronde pertama ialah masalah hukum, HAM, korupsi, serta terorisme.

Akan tetapi, masuknya KPK ke rincian panelis memetik masalah. Aktivis ICW Donal Fariz memandang misal KPK memang seharusnya ada menjadi panelis, cukuplah staf yang di kirim.

“Semestinya tidak pimpinan langsung yang ikut serta. Karena, dengan hukum pimpinan KPK itu penyidik serta penuntut umum yang kepadanya menempel manfaat penegakan hukum,” kata Donal pada Tempo.co, Selasa (1/1).

Di lain sisi, Bambang Widjojanto legawa demikian tahu namanya dicoret dari rincian panelis. Kehadiran Bambang menjadi calon panelis diprotes tim paslon 01 sebab sempat jadi timses Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pemilihan kepala daerah 2017.

Bambang memandang pencoretan dianya ialah kuasa KPU menjadi penyelenggara pemilu. “Biarkanlah yang terunggul untuk bangsa ini yang nantinya akan berlangsung,” tukas Bambang berfilosofi dikutip Kompas.com.

Sikap relatif sama dikatakan Adnan. Dia menghargai ketetapan pencoretan dianya sebab kuasa KPU. “Jadi nothing to loose saja, sebab memang kami disuruh selalu bersedia, lantas tidak jadi disuruh (jadi panelis debat) kami masih legawa,” kata Adnan.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top