Suami Bunuh Istri yang Baru 7 Bulan Dinikahi, Nangis Bersujud ke Ayah dan Ngaku Masih Cintai Korban

Suami Bunuh Istri yang Baru 7 Bulan Dinikahi, Nangis Bersujud ke Ayah dan Ngaku Masih Cintai Korban

Berita Online 0 Comment

Suami Bunuh Istri yang Baru 7 Bulan Dinikahi, Nangis Bersujud ke Ayah dan Ngaku Masih Cintai Korban

Suami Bunuh Istri yang Baru 7 Bulan Dinikahi, Nangis Bersujud ke Ayah dan Ngaku Masih Cintai Korban

eroerojp.com, Pihak kepolisian mengadakan reka adegan tindakan pembunuhan yang dikerjakan DR (38), masyarakat Bonorowo, Kebumen, Jawa Tengah yang tega menghabisi nyawa istrinya.

Pada kepolisian, dianya mengakui tega menganiaya istrinya, EH (27), pada Kamis (15/11/2018) lantas jam 02.30 WIB karena sakit hati yang sudah menumpuk .

Waktu reka-ulang di tempat tinggalnya pada Kamis (29/11/2018), aktor langsung meghampiri sang bapak serta bersujud mencium kakinya dan mengakui menyesal sudah menghabisi istrinya sendiri.

Selain itu, sang bapak memeluk serta menciumnya. Waktu reka-ulang, DR berkali-kali mengatakan beberapa kata penyesalan.

Bacalah juga : Mahfud MD Tanggapi soal Orang Gangguan Jiwa yang Dapat Hak Pilih di Pemilu 2019

Terduga ikut berulang-kali mengusap air matanya waktu lakukan adegan untuk adegan. Bahkan juga ia mengutarakan jika dianya masih tetap menyukai istrinya, yang baru dinikahi April 2018 kemarin.

Selain itu Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Aji Darmawanasat mengutarakan jika reka adegan itu untuk lengkapi berkas penyidikan.

“Reka-ulang ini untuk lengkapi berkas penyelidikan. Dari reka-ulang ini kami dapat tahu deskripsi bagaimana terduga lakukan penganiayaan pada istrinya,” kata Aji.

Menurut narasi dari aktor, waktu malam peristiwa kedua-duanya tidak akur, bahkan juga korban tidur membelakangi suami. Korban seringkali meludah ke tembok sampai ditegur terduga, akan tetapi jawaban istrinya membuat dianya sakit hati.

“Rumah belumlah dicat, dikeramik saja tidak bisa diludahi, ditambah lagi jika telah dicat dikeramik,” tutur EH saat itu.

Pengucapan pedas dari istrinya itu rupanya membuat terduga geram serta gelap mata. Pagi hari sekira jam 02.30 WIB dianya ambil sabit di gudang tempat tinggalnya lalu menganiaya korban.

Aktor lalu menganiaya korban sampai wafat karena luka yang terkena cukuplah serius.

Sesudah menghabisi korban, aktor kembali pada gudang untuk bunuh diri dengan minum obat penghilang serangga ‘Lenit’.

Akan tetapi usaha itu tidak berhasil karena dianya diselamatkan oleh team dokter RSUD Prembun.

Polisi menangkap terduga dengan Masalah 338 KUHP subs Masalah 44 ayat (3) UU RI No. 23 Th 2004 mengenai KDRT intimidasi 15 tahun penjara.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top