Syarat Pemekaran Disetujui Dewan, Warga Brebes Selatan Sujud Syukur

Syarat Pemekaran Disetujui Dewan, Warga Brebes Selatan Sujud Syukur

Berita Online 0 Comment

Syarat Pemekaran Disetujui Dewan, Warga Brebes Selatan Sujud Syukur

Syarat Pemekaran Disetujui Dewan, Warga Brebes Selatan Sujud Syukur

eroerojp.com, Masyarakat dari perwakilan lokasi Brebes selatan sujud sukur di muka ruangan sidang DPRD Brebes, Senin (5/11/2018).

Mereka lakukan itu selesai DPRD menyepakati prasyarat administrasi pemekaran Kabupaten Brebes lokasi selatan mencakup enam kecamatan (Bumiayu, Sirampog, Tonjong, Paguyangan, Salem serta Bantarkawung).

Waktu rapat paripurna DPRD Brebes dengan agenda kesepakatan pemekaran daerah otonomi baru, beberapa puluh perwakilan masyarakat Brebes selatan ada di ruangan sidang untuk mengawal.

Sesudah bersujud sukur, mereka ikut menyalami pimpinan dewan satu-satu.

Bacalah juga : RCTI Sampaikan Kabar Buruk Soal Tayangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018

Beberapa praktisi pemekaran Brebes selatan bahkan juga terlihat meneteskan air mata sekalian memeluk rekanan seperjuangan mereka.

“Hasil rapat menyepakati kriteria untuk membuat daerah otonomi baru berdasar pada PP 78.”

“Bupati serta DPRD menanggapi positif kemauan lama serta mulia ini dari penduduk Brebes yang berada di lokasi selatan,” kata Ketua DPRD Brebes, Illia Amin.

Ada delapan item kriteria yang sudah dipenuhi Pemkab Brebes.

Delapan item itu salah satunya berkas ketetapan nama kabupaten yang baru, ketetapan tempat calon kabupaten baru, nama ibu kota baru.

Lalu, ketetapan mengenai penyerahan asset atau kekayaan daerah yang berjalan ataupun tidak berjalan, berkas ketetapan penyerahan fasilitas serta prasaran perkantoran termasuk juga personil dan pegawai.

Dan berkas ketetapan kesanggupan kabupaten induk untuk memberi hibah dari APBD induk saat dua tahun APBD untuk daerah otonomi baru.

Setelah itu, kesepakatan bersama dengan itu akan dikatakan ke gubernur yang lalu akan diparipurnakan di DPRD Propinsi Jateng.

“Kesepakatan gubernur serta dewan akan diparipurnakan, sesudah itu baru ke (pemerintah) pusat,” tuturnya.

Illia memberi pesan pada praktisi pemekaran supaya janganlah ada yang terasa sangat berjasa dalam proses pemekaran lokasi itu.

Sidang paripurna tidak di hadiri Bupati Brebes, Idza Priyanti.

Wakil bupati, Narjo lah yang mewakilinya.

“Semua kriteria telah diketuk palu.”

“Semua fraksi menyepakati daerah otonomi baru,” kata Narjo.

Menurut dia, sekarang ini, bola proses pemekaran itu berada di tangan propinsi.

Pemkab Brebes menjadi kabupaten induk akan mengawal proses pemekaran di propinsi.

“Mudah-mudahan sukses serta tidak ada masalah terbentuknya lokasi Brebes selatan.”

“Kami akan mengawal proses yang ada, maksudnya supaya penduduk sejahtera,” katanya.

Perwakilan praktisi pemekaran Brebes selatan, Abdul Karim Nagib berterimakasih pada semua pihak yang memberi dukungan pemekaran.

“Ini baru awal proses pemekaran.”

“Masih tetap ada proses yang perlu kami lewati,” katanya.

Untuk setelah itu, pihaknya selalu mengawal proses pemekaran di propinsi serta pusat.

“Kami selalu mengawal berjalannya proses pemekaran, baik di propinsi ataupun pusat,” katanya.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top