KAI Daop 8 Surabaya: Tak Ada Koordinasi Panitia Amankan Jalur di Viaduk

KAI Daop 8 Surabaya: Tak Ada Koordinasi Panitia Amankan Jalur di Viaduk

Berita Online 0 Comment

KAI Daop 8 Surabaya: Tak Ada Koordinasi Panitia Amankan Jalur di Viaduk

KAI Daop 8 Surabaya: Tak Ada Koordinasi Panitia Amankan Jalur di Viaduk

eroerojp.com, Tidak ada pengaturan dari panitia pertunjukan drama kolosal ‘Surabaya Membara’ pada pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya. Pengaturan disebut untuk mengamankan jalan yang berada di viaduk atau jembatan kereta api Jalan Pahlawan Surabaya.

“Jika kalau ada pengaturan, kami siap membantu dengan turunkan petugas untuk mengamankan jalan kereta api yang berada di viaduk Jalan Pahlawan Surabaya,” tutur Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko seperti dikabarkan Pada, Sabtu (10/11).

Karena, kata Gatut, jalan itu termasuk juga aktif dilalui kereta api, baik siang ataupun malam.

Bacalah juga : Bercak Darah Dikira Kecap, Cucu Temukan Kakek dan Neneknya Tewas saat Kunjungi Rumah di Tulungagung

Saat akan melewati viaduk, masinis KA KRD jurusan Sidoarjo-Surabaya Pasar Turi sempat berikan teguran pada pemirsa yang ada. Akan tetapi kecepatan kereta cuma dapat diperlambat sebab tidak dapat berhenti mendadak.

“Mengakibatkan ada korban jatuh waktu melihat drama kolosal Surabaya Membara, dan beberapa korban wafat karena tertabrak kereta,” tuturnya.

Gatut menjelaskan, kereta api yang akan melintas juga membunyikan semboyan 35 (seruling lokomotif) waktu melintas di viaduk.

Meskipun begitu, kata Gatut, sesuai dengan ketentuan tiap-tiap orang memang dilarang ada di ruangan kereta api, termasuk juga memakai jalan kereta api untuk kebutuhan lainnya.

Hal tersebut sesuai dengan Masalah 181 Undang-Undang Nomer 23 Tahun 2007 mengenai Perkeretaapian, yaitu tiap-tiap orang dilarang ada di ruangan jalan kereta api, menyeret, menggerakkan, menempatkan atau mengalihkan barang diatas rel atau melewati jalan kereta api, atau memakai jalan kereta api untuk kebutuhan lainnya, tidak hanya untuk angkutan kereta api.

Diluar itu, di masalah yang sama ayat (2) ikut tercatat, ketetapan seperti disebut pada ayat (1) tidak laku buat petugas di bagian perkeretaapian yang memiliki surat pekerjaan dari Penyelenggara Prasarana Perkeretaapian.

Momen yang berlangsung pada Jumat (9/11) malam mendekati pementasan drama kolosal ‘Surabaya Membara’ dalam rencana memperingati Hari Pahlawan itu menyebabkan tiga orang pemirsa wafat serta belasan korban yang lain alami luka-luka.

Korban terjatuh dari atas viaduk atau jembatan rel kereta api yang ada diatas Jalan Pahlawan Surabaya waktu akan melihat drama kolosal yang diselenggarakan teratur tiap-tiap tahun itu.

Data sesaat yang dikumpulkan atas peristiwa itu, dua orang wafat, 10 orang dibawa ke RSUD dr Soewandhie, lima orang dibawa ke RSUD dr Soetomo serta satu orang dibawa ke RS PHC.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top