Ini yang dilakukan KNKT agar black box FDR Lion Air bisa dibaca

Ini yang dilakukan KNKT agar black box FDR Lion Air bisa dibaca

Berita Online 0 Comment

Ini yang dilakukan KNKT agar black box FDR Lion Air bisa dibaca

Ini yang dilakukan KNKT agar black box FDR Lion Air bisa dibaca

eroerojp.com, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah lakukan pembersihan black box pesawat Lion Air PK-LQP berisi Flight Data Recorder (FDR). Sekarang ini, black box tengah dikeringkan. Perlu waktu seputar 2 x 24 jam untuk proses pengeringan.

“Barusan pagi telah dikerjakan pembersihan saat ini proses pengeringan 2 x 24 jam,” kata Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko, di Kantor KNKT, Jakarta, Jumat (2/11).

Sesudah black box kering, pihak KNKT baru dapat lakukan pengunduhan data. Haryo menjelaskan proses ambil data dari piranti berwarna jingga itu menghabiskan waktu seputar 2 jam.

“Jika unduh tidak lebih dari 2 jam untuk mencopy data. Seperti kita mencopy dari flash dish, sesederhana itu,” katanya.

Bacalah juga : Alami Mogok ketika Melintasi Rel, Mobil Angkutan Ringsek Tertabrak Kereta Api di Bojonegoro

Team SAR kombinasi pada akhirnya sukses temukan kotak hitam pesawat JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Alat berbentuk Flight Data Recorder (FDR) ini diketemukan petugas di dalam 30 mtr., seputar 500 mtr. dari tempat jatuhnya pesawat.

Selain itu, sisi cockpit voice recorder masih tetap selalu dicari Team SAR. Team Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang terima FDR langsung lakukan pengunduhan data serta mengatakan dalam tempo 30 hari bisa memberikan laporan data yang ada.

Investigator KNKT Ony Soerjo Wibowo menjelaskan pemicu kecelakaan akan gampang disibak jika ke-2 kotak hitam itu bisa diketemukan. Akan tetapi, jika cuma satu saja, Ony menyebutkan pihaknya masih tetap mempunyai beberap langkah untuk mempelajari pemicu kecelakaan pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat itu.

Walau demikian, Ony malas menuturkan dengan gamblang beberapa langkah yang akan dikerjakan KNKT saat proses riset. Sesuai dengan ketentuan yang ada, ia menjelaskan pihaknya dikasihkan waktu saat setahun untuk mengakhiri laporan.

“Tetapi sebelum itu dalam periode waktu sebulan (dari awal momen kecelakaan) kami harus menerbitkan apakah yang dimaksud preliminary report yang berisi tentang data serta bukti apakah yang berlangsung pada pesawat ini tiada analisa, keterangan, pemicu. Jadi yang kita papar ialah data serta faktanya saja,” tutur ia.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top