Akhirnya Hotman Paris Berhasil Temukan Celah Pada UU ITE yang Bisa Bebaskan Baiq Nuril

Akhirnya Hotman Paris Berhasil Temukan Celah Pada UU ITE yang Bisa Bebaskan Baiq Nuril

Berita Online 0 Comment

Akhirnya Hotman Paris Berhasil Temukan Celah Pada UU ITE yang Bisa Bebaskan Baiq Nuril

Akhirnya Hotman Paris Berhasil Temukan Celah Pada UU ITE yang Bisa Bebaskan Baiq Nuril

eroerojp.com, Tagar #SaveIbuNuril kelihatannya sudah tiba ke telinga pengacara populer sekelas Hotman Paris Hutapea.

Walau tengah ada di Florence Itali, lewat account Instagram pribadinya @hotmanparisofficial minta kuasa hukum korban pelecehan seksual, yaitu Baiq Nuril untuk kirim putusan PN ke Kopi Joni.

Hal tersebut dikatakan Hotman Paris lewat upload di account Instagramnya pada Kamis (15/11/2018).

Kelihatannya, pengacara populer itu betul-betul serius ingin menolong Baiq Nuril mendapatkan keadilan.

Lewat unggahan-unggahan di account Instagramnya, Hotman Paris selalu mengulas mengenai bagaimanakah cara perlakuan masalah yang menerpa Baiq Nuril.

Bacalah juga : Cucu Wiranto Meninggal, Ini Firasat Sang Ayah

Tidak cuma itu, Hotman Paris ikut minta supaya penduduk Indonesia ikut juga menolong Baiq Nuril lewat cara mengirim surat ke Jaksa Agung serta Ketua Mahkamah Konstitusi.

“Masalah Mbak Nuril yang divonis enam bulan penjara, penduduk Indonesia janganlah kembali meratapi, jalan keluarnya ialah:

1. Semua penduduk Indonesia kirim ke Bapak Jaksa Agung supaya putusan kasasi janganlah dikerjakan dahulu, supaya Nuril janganlah dimasukkan penjara dahulu.

2. Semua penduduk Indonesia minta pada bapak Ketua Mahkamah Agung supaya memerintah berkas masalah PK selekasnya di kirim ke MA untuk diputus dalam tingkat PK, itu ialah jalan keluar terunggul saat ini”, kata Hotman Paris dalam upload videonya.

Hotman Paris meneruskan, jika pada tanggal 23 November kelak, seputar jam 07.00 atau 08.00 pagi, dia akan menanti keluarga Nuril atau siapa juga untuk mengulas selanjutnya mengenai masalah ini.

Dia juga minta supaya surat-surat itu dikatakan ke alamat Kopi Joni serta akan dikatakan ke Jaksa Agung oleh Hotman Paris.

“Pada semua wanita di Indonesia, kirimkan selekasnya surat dialamatkan ke Kopi Joni untuk selamatkan Mbak Nuril supaya putusan kasasi janganlah dahulu dilakukan serta supaya ia janganlah ditahan dahulu.

Isi surat ialah meminta pada Jaksa Agung tidak untuk melakukan putusan kasasi sampai keluar putusan PK.

Kirim suratmu ke Kopi Joni, alamatkan ke Hotman Paris, kelak akan saya berikan ke Jaksa Agung, alamatnya berada di caption.

Pada semua wanita di Indonesia serta beberapa masyarakat penggemar keadilan, salam Hotman Paris dari Florence Italia”, katanya.

Berdasar pada diskusi serta hasil analisa bersama dengan ke-3 anaknya, Hotman Paris rupanya mulai temukan titik jelas dari persoalan ini.

Berdasar pada diskusi serta hasil analisa bersama dengan ke-3 anaknya, Hotman Paris rupanya mulai temukan titik jelas dari persoalan ini.

“Salam dari stasiun Kereta Api Florence ke arah Milan.

Kami sekeluarga tengah membaca bahan untuk memberi input, sumbangan pemikiran pada Mbak Nuril yang diberi hukuman enam bulan penjara oleh MA.

Masalah 24 UU ITE ayat 1, mengendalikan pada intinya seorang yang tiada hak sebarkan beberapa hal yang asusila, pertanyaannya jika ia ialah korban, apa ia memiliki hak? pasti memiliki hak”, kata Hotman Paris seperti diambil dari videonya.

“Seorang yang korban dari asusila memiliki hak mempublikasikan penderitannya itu, tidak ada kemauan untuk merugikan publik.

Masalah 27 ayat 1 membuat perlindungan publik, tetapi jika korban menceritakan itu ialah dalam rencana membela diri, jadi ia memiliki hak membela diri”, sambungnya.

Seperti dikabarkan awal mulanya, Baiq Nuril adalah pegawai honorer sisi Tata Usaha di SMU 7 Mataram yang sekarang ramai diperbincangkan.

Baiq Nuril sudah sempat divonis bebas oleh PN Mataram pada 26 Juli 2017 yang lalu atas masalah pelanggaran UU ITE.

Pelanggaran UU ITE yang dituduhkan pada Baiq Nuril ialah tersebarnya rekaman telephone mesum Kepala Sekolah SMU 7 Mataram waktu itu.

Akan tetapi sekarang, Baiq Nuril sebagai korban malah terancam masuk penjara karena MA menyetujui kasasi Kejaksaan Tinggi NTB dengan vonis enam bulan penjara serta denda Rp 500 juta.

Tragisnya, di dalam kedukaan yang dihadapi Baiq Nuril sebab mesti terima fakta pahit, Muslim sang kepala sekolah malah mendapatkan promo kenaikan jabatan.

Perubahan paling baru masalah yang menerpa Baiq Nuril ini ialah team penasihat hukum Baiq Nuril akan ajukan PK (Peninjauan Kembali) pada putusan kasasi MA yang mengatakan Nuril bersalah serta melanggar masalah 27 ayat 1 UU ITE.

“Kami buat persiapan meniti peninjauan kembali atau PK.

Cuma itu saja usaha yang dapat kita kerjakan”, jelas team penasihat hukum Baiq Nuril, Joko Jumaidi pada Kompas.com pada Rabu (14/11/2018).

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top