‘Pak Itu Anak Saya, Dia Pakai Kaus Biru’, Irman Saksikan Evakuasi Jasad Anaknya di Perumnas Balaroa

‘Pak Itu Anak Saya, Dia Pakai Kaus Biru’, Irman Saksikan Evakuasi Jasad Anaknya di Perumnas Balaroa

Berita Online 0 Comment

‘Pak Itu Anak Saya, Dia Pakai Kaus Biru’, Irman Saksikan Evakuasi Jasad Anaknya di Perumnas Balaroa

'Pak Itu Anak Saya, Dia Pakai Kaus Biru', Irman Saksikan Evakuasi Jasad Anaknya di Perumnas Balaroa

eroerojp.com, PALU – Menjadi seseorang bapak, perasaan Irman Sudirman demikian meyakini jika jenazah yang kenakan kaus berwarna biru yang diketemukan Team SAR di puing-puing rumah di Perumnas Balaroa, Palu ialah anaknya.

Karena, Irman masih tetap ingat jelas jika anaknya yang bernama Abdullah Raafi (3) itu kenakan kaus berwarna biru waktu likuefaksi pascagempa meluluhlantakan perumnas itu kemarin.

Irman memang masyarakat Perumnas Balaroa yang sekarang tempat tinggalnya sudah tertimbun sedalam sekira 3-5 mtr. karena proses likuefaksi.

“Iya itu Raafi, ia gunakan kaus biru saat itu, itu tentu si Raafi,” tutur Irman waktu lihat alat berat mengangkat jasad yang kenakan kaus berwarna biru, Senin (8/10/2018).

Bacalah juga : Ajaib, Meski Selamat Rumah Korban Gempa Sigi Pindah Alamat

Irman juga berupaya mendekati alat berat itu pada saat tengah mengusung jasad Raafi untuk lebih pastikan jika yang diketemukan itu memang benar buah hatinya.

Walau lihat keadaan anaknya telah demikian mengenaskan sebab sudah beberapa waktu tertimbun dalam puing-puing, Irman masih berupaya tegar.

Dia sekuat tenaga berupaya meredam airmatanya supaya tidak menetes.

Irman juga masih memberikan keyakinan petugas team SAR kombinasi jika jenazah itu ialah anaknya walau kondisinya telah tidak demikian jelas.

“Iya pak itu anak saya, cocok peristiwa memang ia tengah bergabung di dalam rumah itu,” tutur Irman sekalian menunjuk mengarah tempat ditemukannya jenazah sang anak.

Sesudah jasad anaknya dimasukan ke kantung jenazah serta dievakuasi oleh team SAR, Irman juga langsung mengikutinya dari belakang.

Langkah kakinya berjalan demikian cepat menuruni tempat musibah untuk menghindari anaknya dari tempat itu.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top