Raup Rp60 Juta Perbulan, Empat Pelaku Pungli Sopir Truk di Bantar Gebang Ditangkap Polisi

Raup Rp60 Juta Perbulan, Empat Pelaku Pungli Sopir Truk di Bantar Gebang Ditangkap Polisi

Berita Online 0 Comment

Raup Rp60 Juta Perbulan, Empat Pelaku Pungli Sopir Truk di Bantar Gebang Ditangkap Polisi

Raup Rp60 Juta Perbulan, Empat Pelaku Pungli Sopir Truk di Bantar Gebang Ditangkap Polisi

eroerojp.com, BANTAR GEBANG – Tindakan pungli (pungutan liar) yang berlangsung di Jalan Cipendawa, Bantar Gebang, Kota Bekasi dapat mengeruk keuntungan sampai Rp60 juta perbulan.

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Siswo menyampaikan, tindakan pungutan liar itu mempunyai tiga titik pungutan, di mana semasing titik tiap-tiap sopir truk diwajibkan membayar dengan nominal bermacam.

Ada tiga titik tempat pungutan liar, pada titik pertama sopir truk diminta Rp10 ribu, lantas tidak jauh sesudah itu dipakai lagi sebesar Rp2 ribu, serta titik paling akhir sopir truk diminta uang sebesar Rp5 ribu.

“Truk yang keluar 1×24 jam itu ada seputar 250 truk, sesudah kita hitung sehari mereka dapat bisa pendapatan yakni seputar Rp2 juta sampai Rp3 juta, jika dikalkulasikan sampai 1 bulan dapat memperoleh pendapatan sampai Rp 60 juta,” kata Siswo, Senin (24/9/2018).

Bacalah juga : Viral Penumpang Tak Dapat Kursi di Pesawat, Ini Penjelasan Lion Air

Siswo memberikan, sekarang ini pihaknya masih tetap memahami masalah pungutan liar itu, pasalnya dari pernyataan beberapa aktor mereka memakai uang itu untuk kebutuhan pribadi.

Akan tetapi dalam menjalankan laganya, mereka membuat karcis retribusi supaya kegiatan mereka seakan legal. Walau sebenarnya sesudah pihaknya mengkonfirmasi beberap pihak tidak ada hubungan dengan kegiatan pungutan liar itu.

“Di tempat ini masih tetap kita dalami, mustahil uang sekitar itu dia untuk dianya apa itu kelak ada aktornya yang di dalamnya, atau setoran itu larinya kemana, kelak akan kita kejar,” kata Siswo

Mengenai aktor yang diamankan sejumlah salah satunya, MBS (32), A (32), M (46), serta A (34). Penangkapan ke empat aktor berawal dari laporan entrepreneur seputar yang terasa cemas dengan tindakan pungutan liar itu.

Pada akhirnya pada kamis, (20/9) Kapolsek bersama dengan team menyamar jadi kernet truk serta sukses tangkap tangan tindakan pungutan liar.

Karena tindakannya beberapa aktor dijaring masalah 368 mengenai pemerasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top