Hendak Buat Septic Tank, Seorang Pria Justru Temukan Tulang Belulang, Galiannya Tak Jadi Diteruskan

Hendak Buat Septic Tank, Seorang Pria Justru Temukan Tulang Belulang, Galiannya Tak Jadi Diteruskan

Berita Online 0 Comment

Hendak Buat Septic Tank, Seorang Pria Justru Temukan Tulang Belulang, Galiannya Tak Jadi Diteruskan

Hendak Buat Septic Tank, Seorang Pria Justru Temukan Tulang Belulang, Galiannya Tak Jadi Diteruskan

eroerojp.com, Tenaga Pakar Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Grobogan Achmad Taufik menuturkan, seseorang masyarakat temukan tulang waktu menggali septic tank (tangki septik).

Dikutip Tribun Video dari Tribun Jogja, Achmad menjelaskan, masyarakat bernama Kaswadi (25) dari Dusun Sarirejo, Ngaringan, Grobogan, Jawa Tengah, menggali tanah di belakang rumah lalu temukan tulang belulang.

“Di kedalaman satu mtr., cangkulnya menyentuh benda keras, serta disangka fosil. Kaswadi menghubungi saya serta saya melanjutkan laporannya ke BPSMP Sangiran,” jelas Achmad Minggu (26/8/2018) malam.

Bacalah juga : Buka Baju, Selebrasi Jonatan Christie Disambut Histeris Kaum Hawa, Ini 5 Foto Tubuh Atletis Jojo

Semenjak penemuan itu, Kaswadi batal menggali tangki septik serta tidak meneruskannya. Ia menanti pihak berwenang untuk mempelajari tulang belulang itu.

Beberapa minggu sesudah penemuan, team BPSMP Sangiran hadir ke tempat serta lakukan penggalian dengan jeli. Temuan tulang itu disangka ialah fosil gajah purba (Elephas sp).

Sisi tulang yang diketemukan yaitu fragmen tulang rusuk serta punggung gajah. Fosil tulang rusa juga diketemukan dalam galian ini.

Achmad meneruskan, fosil gajah purba itu makin tampak jelas tapi kondisinya pecah-pecah dibagian rusuk.

Achmad, yang adalah Kepala Desa Banjarejo, mengharap pemilik rumah bersedia menaruh fosil tersebut di Rumah Fosil Banjarejo sesudah semua fosil diangkat.

“Tetapi jika pemilik tempat dapat melestarikan fosil itu, kita juga persilakan ikut serta dalam pelestarian itu,” tutur Achmad.

Lokasi Desa Banjarejo serta sekelilingnya di Kabupaten Grobogan memang adalah tempat tinggal padat fauna darat serta laut di waktu prasejarah.

Dalam beberapa waktu paling akhir, temuan-temuan fosil fauna purba di Banjarejo serta sekelilingnya begitu berarti.
Volumenya cukuplah banyak serta rapat titik-titik penemuannya.

Bulan lantas, seseorang penggarap kebun di Banjarejo temukan satu fosil gading gajah purba.

Gading itu sudah terpecah-pecah jadi bagian-bagian, yang lalu ditangkap Kepala desa Banjarejo.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top