TGB Ungkap Fakta di Balik Dukungannya kepada Joko Widodo di Pilpres 2019

Berita Online 0 Comment

TGB Ungkap Fakta di Balik Dukungannya kepada Joko Widodo di Pilpres 2019

TGB Ungkap Fakta di Balik Dukungannya kepada Joko Widodo di Pilpres 2019

eroerojp.com, Support Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi segera memperoleh tanggapan positif dari Presiden Jokowi, serta koalisi pendukung pemerintah.

Untuk Jokowi, sikap politik TGB yaitu bentuk animo atas kemampuan pemerintah. Tuan Guru Bajang Zainul Majdi dengan mengagetkan memberi support pada Jokowi selesai pilkada akhir Juni kemarin.

Lalu apa dibalik support politik TGB ke Presiden Joko Widodo.

Serta apakah benar tidak ada deal politik salah satunya kedua-duanya?

Bacalah juga : 5 Seafood Teraneh yang Cuma Dimakan Orang Asia

Mengharapkan Tetap di Demokrat

TGB menyebutkan jika dianya mengharapkan tetap di Partai Demokrat.

Ia terang-terangan menyampaikan jika apa pun yang berlangsung mesti disyukuri.

” Masalah resiko dukung Pak Jokowi, saya tidak terasa gimana-gimana, biasa-biasa saja, saya melakukan ini dengan adanya banyak sukur serta bersabar, serta sepanjang mengemukakan suatu hal berdasar pada kepercayaan serta nilai-nilai islam, apa pun dapat dihadapi, ” katanya.

Waktu di tanya resiko mesti keluar dari Partai Demokrat, TGB mengharapkan itu tidak berlangsung.

” Semoga tidaklah sampai sesuai sama itu, tiap-tiap orang mempunyai rasionalitas semasing, ” tutur TGB yang sekarang ini jadi majelis tinggi di Partai Demokrat.

Di beritakan pada awal mulanya TGB sudah mengambil keputusan untuk mensupport Jokowi maju dalam Pilpres 2019.

Ketentuan itu adalah sikap pribadinya serta tidak mewakili pihak manapun.

TGB menyebutkan, apa yang ia berikan yaitu hanya untuk kebutuhan serta kemaslahatan warga Nusa Tenggara Barat.

TGB mengakui, ketentuan itu ia ambillah sesudah 4 th. ia lihat ada pecah iris umat, terpenting saat Penentuan Umum Kepala Daerah.

” Ketentuan ini saya ambillah sesudah empat th. saya lihat, menilainya serta saat pemilukada serentak tempo hari terpenting. Saya lihat di banyak daerah, pemisahan itu telah demikian rasanya. ”

” Maka pemisahan antar umat ini mengagumkan. Satu mengklaim dialah masukan umat serta yang lainnya bukanlah umat serta bahkan juga dengan narasi-narasi serta wawasan yang mengakibatkan kerusakan persaudaraan kita, ” papar TGB.

” Maka saat Pemilukada saya lihat wacana-wacana serta orasi yang di kembangkan, serta bahkan juga itu makin mencemaskan. Mengutip ayat-ayat perang seolah-olah 2019 itu kita bakal perang kurusetra pada Pandawa serta Kurawa. ”

” Pilihan saya jadi anak bangsa yaitu diam atau bersuara, serta saya pilih untuk bersuara. Ini tak ada hubungannya dengan jabatan apa-apa, ” imbuhnya.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top