Masa Tahanan Hingga September, Ahok Dikabarkan Bisa Bebas dari Penjara Agustus Tahun Ini

Masa Tahanan Hingga September, Ahok Dikabarkan Bisa Bebas dari Penjara Agustus Tahun Ini

Berita Online 0 Comment

Masa Tahanan Hingga September, Ahok Dikabarkan Bisa Bebas dari Penjara Agustus Tahun Ini

Masa Tahanan Hingga September, Ahok Dikabarkan Bisa Bebas dari Penjara Agustus Tahun Ini

eroerojp.com, Belumlah ada info resmi tentang kapan Ahok bebas dari penjara. Akan tetapi, bekas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan kata lain Ahok diprediksikan dapat bebas Agustus 2018 ini.

Sekian waktu lalu, pengacaranya, I Wayan Sudirta menyampaikan kliennya dapat bebas Agustus ini.

” Ahok telah mendapat remisi Natal serta kesempatan remisi 17 Agustus, plus ketetapan melakukan dua pertiga hukuman, ” kata I Wayan Sudirta pada Ging Ginanjar dari BBC Indonesia, 20 Desember 2017 kemarin.

Bacalah juga : Danone Selidiki Susu Formula yang Dikeluhkan Bikin Bayi Sakit

” Untuk saat ini, kelak Natal, Pak Ahok akan mendapatkan pengurangan hukuman automatis 15 hari, menjadi ketetapan remisi spesial menjadi pemeluk agama Kristen, ” lanjutnya.

” SK-nya belumlah ada, namun kelak sebatas sistem yang normalitas saja, karena remisi ini ketetapan yang berlaku automatis sesuai sama menurut Keppres 174/1999, ” imbuhnya.

Ia menuturkan, dalam Keppres itu, remisi spesial sejumlah 15 hari dikasihkan pada narapidana yang rayakan hari besar keagamaan serta telah menggerakkan hukuman sekurang-kurangnya sepanjang enam bln..

Napi beragama Islam mendapatkannya waktu lebaran atau Idul Fitri, sesaat Budha waktu Waisyak, serta Hindu waktu Galungan.

” Itu remisi spesial, berkaitan hari raya agama. Ada juga remisi umum, yakni pengurangan hukuman waktu 17 Agustus, ” lebih I Wayan Sidarta.

Remisi umum ini syaratnya, telah melakukan setahun penjara.

Karena itu, pada 17 Agustus lalu, meski sebagian terpidana masalah korupsi serta terorisme mendapatkan pengurangan hukuman, Ahok tidak mendapatkannya.

Hal tersebut karena Ahok baru masuk penjara pada 9 Mei 2017, pada hari ia divonis dua th. penjara untuk dakwaan penodaan agama.

” Kelak 17 Agustus 2018, bila untuk satu serta lain perihal Pak Ahok tetap di penjara, ia akan mendapatkan remisi, peluang dua bln., lagi-lagi berdasarkan Keppres th. 1999 itu, ” kata I Wayan Sidarta.

Diluar itu, menurut dia Ahok tetap dapat mendapatkan remisi lainnya.

” Contohnya karena di penjara berkepribadian baik, berjasa untuk negara, lakukan beberapa hal yang bermanfaat untuk sesama napi, dan lain-lain, ” katanya.

Lepas dari itu, ada juga ketetapan mengenai pembebasan bersyarat sesudah melakukan dua pertiga waktu hukuman.

Dalam hitungan kasar, diluar remisi, Ahok akan telah melakukan dua pertiga waktu hukuman pada September 2018 kelak.

Tetapi dengan remisi Natal 15 hari, plus remisi umum hari kemerdekaan, jadi Ahok dapat bebas sekurang-kurangnya pada 17 Agustus kelak.

Isi Aktivitas di Penjara

Adik kandung sekaligus juga penasehat hukum Ahok, Fifi Lety Indra sempat mengemukakan jika Ahok habiskan saatnya didalam penjara dengan baik.

Ia banyak memahami agama yang ia pegang.

Ahok juga dimaksud Fifi kuasai Alkitab dalam tiga bhs, yakni Indonesia, Inggris, serta Mandarin. Aktivitas Ahok di habiskan dengan memperkaya pengetahuan.

Dalam sebagian wawancara Ahok menyebutkan sudah membaca 33 buku yang rata-rata sejumlah 600 halaman perbukunya.

Ia juga direpotkan dengan membalas surat.

Tidak main-main, Ahok tetap mempunyai dua dus penuh surat yang belumlah ia balas serta ingin ia balas.

Ahok juga temukan hiburan sendiri dengan menyanyi disertai lantunan gitar dari rekanan didalam tahanan.
Ahok menjelaskan ia cuma ingin memakan waktu tahanannya dengan berkepribadian baik.

Fifi Lety menjelaskan Ahok mungkin saja akan menerbitkan lagi buku yang tengah ia catat.

” Saat ini ia menulis renungan. jadi mungkin saja kelak ia akan terbitkan renungan dia, pengalaman dia dengan Tuhan sepanjang di penjara, ” papar Fifi dalam video Catatan Najwa yang diupload pada Senin (16/4/2018).

Walau dulu tidak ajukan banding karena tidak ingin meningkatkan keruh situasi, kuasa hukum Ahok sekarang ajukan PK.

Ia memperhitungkan situasi yang telah lebih kondusif.

” Keadaan telah lebih baik, mungkin saja ini saatnya kita mencari keadilan, ” papar Fifi.

Ahok juga ajukan PK dengan pertimbangan ingin mengasuh anak yang haknya jatuh di tangannya.

” Seperti yang kita kenali hak asuh anak kan jatuh di tangan beliau. Itu juga sebagai motivasi paling utama dia supaya bisa lebih cepat bersama dengan anak-anak. ”

Menurut Fifi, dengan jumlahnya remisi lumrah, jadi dengan hitung-hitungan Ahok dapat keluar dari penjara di pertengahan th. ini, yakni pada bln. Agustus atau September bila bebas bersyarat.

Untuk bebas murni, Ahok bisa bebas di awalnya th. 2019.

Pihak Ahok belum juga tahu apakah akan ambil bebas bersyarat atau bebas murni.

Hal tersebut tetap jadi pertimbangan lihat kondisi serta keadaan.

Fifi mengatakan belumlah ditetapkan saja telah ada pihak yang ketakutan.

Menurut Fifi ada seorang yang ia sebut dengan ‘bapak satu itu’ yang takut Ahok maju dalam penentuan Presiden bila bebas lebih awal.

Dalam wawancara dengan Najwa Shihab itu, Fifi menuturkan peluang jika sekeluarnya Ahok dari penjara, ia semakin lebih pilih memakan waktu bersama dengan anak-anak terlebih dulu.

Ahok bisa dibesuk di penjara pada hari Selasa serta Jumat.

Tiap-tiap pembesuk dikasih waktu 15 sampai 30 menit.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top