Waspada! Sepelekan Sakit Kepala & Demam, Pemuda Ini Meninggal 2 Minggu Kemudian, Kisahnya Viral!

Waspada! Sepelekan Sakit Kepala & Demam, Pemuda Ini Meninggal 2 Minggu Kemudian, Kisahnya Viral!

Berita Online 0 Comment

Waspada! Sepelekan Sakit Kepala & Demam, Pemuda Ini Meninggal 2 Minggu Kemudian, Kisahnya Viral!

Waspada! Sepelekan Sakit Kepala & Demam, Pemuda Ini Meninggal 2 Minggu Kemudian, Kisahnya Viral!

eroerojp.com, – Pria muda ini wafat 2 minggu sesudah sakit kepala serta demam alami, ceritanya viral.

Sakit kepala serta demam yaitu problem kesehatan umum yang dihadapi kebanyakan orang.
Obat sakit kepala serta demam juga gampang diketemukan di apotek serta toko.

Tidaklah heran, bila kadang-kadang sebagian orang menjaga masalah kesehatan ini.
Terakhir, cerita seseorang pria muda wafat sesudah sakit kepala jadi viral.

Narasi ini diberikan lewat account Facebook Jovelyn Mendoza Maniebo pada 30 Maret 2018.

Bacalah juga : Uang untuk Menebus Obat Ibu Dipungli Oknum Polisi, Lihat Reaksinya saat Minta Dikembalikan

Jovelyn bercerita peristiwa tragis adik lelakinya, Patrick Mendosa Maniebo.
Jovelyn serta Patrick keduanya sama bekerja di perusahaan yang sama di Korea Selatan.

Perayaan diawali saat Patrick menanggung derita sakit kepala pada 11 Maret 2018, meluncurkan Definitely Filipino.

Mengingat keadaannya tidak serius, 2 Jovelyn membawa Patrick ke klinik untuk di check.

Patrick terima suntikan serta obat-obatan untuk pengobatan.

Sesudah peristiwa itu, keadaan Patrick sembuh.
Tapi, 4 hari lalu, yang lebih muda sakit sekali lagi.

Patrick menampik dibawa ke rumah sakit karna menurut dia itu cuma sakit kepala umum.

Esok harinya, Patrick mendadak alami kejang pada jam 12 : 45 serta dilarikan ke rumah sakit.

Patrick terima sebagian suntikan serta obat-obatan, namun keadaannya tidak lebih baik.

Kakak wanita Jovelyn pada akhirnya dirawat di Intesive Care Unit (ICU) karna keadaannya yang gawat.

Tetapi, beberapa hal mengagetkan tidak selesai disana.

Akhirnya mengungkap kalau Patrick sudah meningkatkan peradangan otak.
Keadaan ini dikarenakan oleh penyebab virus peradangan akut di otak.

Patrick disangka hirup virus, yang lalu masuk otak.

Sayangnya, injeksi yang di terima Patrick tidak hentikan kejangnya.
Demikian sebaliknya, obat itu buat paru-paru serta ginjal Patrick terserang dampak jelek.

Badannya jadi lebih lemah sehari-hari karna obat-obatan tidak berikan dampak apapun.

Sesudah periode gawat, pada 24 Maret 2018, keadaan Patrick stabil walau ia masih tetap tidak sadarkan diri.

Tapi, 4 hari lalu, beberapa hal jelek berlangsung.

Patrick alami tidak berhasil jantung serta wafat.
Beberapa dokter berupaya menyelamatkan Patrick sepanjang satu jam, namun tidak berhasil.

Keluarga Jovelyn terperanjat serta kaget dengan apa yang dihadapi Patrick.
Karenanya, ia membagikan cerita saudaranya ke sosial media.

Dia coba mengingatkan orang yang lain selalu untuk melindungi kesehatan.

Dia tidak menganggap, saudaranya wafat cuma diawali dengan tanda enteng seperti sakit kepala.

Bahkan juga, tak ada sinyal tanda histori penyakit kronis yang dihadapi Patrick.
Unggah Jovelyn ini jadi viral hingga didistribusikan nyaris 14 ribu kali.

Banyak rekan serta kerabat juga terperanjat dengan kepergian Patrick yang mendadak.
Mereka tidak paham, Patrick wafat demikian cepat.

Iya Mae : ” Saya masih tetap bicara dengannya pada hari Minggu serta Senin kemarin. ”

Rubielyn April Castillo Untalan : ” Kami juga akan merindukanmu, sahabat. ”
Banyak dari mereka yang ikut berduka atas kepergian Patrick.

Mudah-mudahan peristiwa yang dihadapi Patrick ini dapat jadi pelajaran serta pengingat untuk kami, ya.

Janganlah menyepelekan problem kesehatan walau kecil meskipun. (TribunStyle. com, Anggra)

Author

Leave a comment

Back to Top