Ditemukan Seonggok Daging di Balikpapan Diduga Potongan Tubuh Manusia, Ini Hasil Penyelidikannya

Ditemukan Seonggok Daging di Balikpapan Diduga Potongan Tubuh Manusia, Ini Hasil Penyelidikannya

Berita Online 0 Comment

Ditemukan Seonggok Daging di Balikpapan Diduga Potongan Tubuh Manusia, Ini Hasil Penyelidikannya

Ditemukan Seonggok Daging di Balikpapan Diduga Potongan Tubuh Manusia, Ini Hasil Penyelidikannya

eroerojp.com, Penemuan sepotong daging yang disangka sisi badan manusia yang dapat buat keributan warga Balikpapan, Kalimantan Timur pada akhirnya mengidentifikasi polisi.

Kapolres Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa menyebutkan dari hasil kontrol sesaat atas sangkaan keras yaitu daging hewan.

Terlebih dulu mengedar penemuan potongan daging berdiameter 19 cm. dengan panjang tulang sekitaran 18 cm..

Bacalah juga : Tak Banyak yang Tahu, Ini Sosok Ibu Kim Jong-un yang Sesungguhnya

Daging itu awalannya diketemukan dibawah rumah masyarakat, serta diprediksikan juga akan tenggelam pada Sabtu (14/4/2018).

Masyarakat temukan saat gotong royong bersihkan sampah serta tumpahan minyak di sekitaran perairan mereka.

Dilaporkan oleh sejumlah 80 warga turun ke air untuk bersihkan sampah, mencium bau karkas yang menyengat.

Saat itu juga semuanya masyarakat berebut untuk menepi, jauh dari sumber bau karna begitu menyengat.

Sarkawi (45), Ketua RT 09 Baru Ulu Balikpapan Barat, menyebutkan kalau satu diantara warga lalu berani mendekat serta berteriak bila mereka temukan potongan daging.

Warga mengira daging yaitu sisi dari badan manusia yang bermutasi.

Daging itu lalu dibungkus dengan sarung serta dimasukkan kedalam tas.

Awalannya mereka malas memberikan laporan, namun karna dibungkus serta bau makin menyengat, pada akhirnya mereka memberikan laporan penemuan sepotong daging pada polisi.

Daging seberat 5 kg itu disangka polisi tidaklah potongan badan manusia tetapi daging binatang.

” Keraguan babi sesaat, ” kata Kompol I Putu Yasa memberikan.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top