Sering Dipalak dan Diludahi, Seorang Nelayan Bunuh Preman

Sering Dipalak dan Diludahi, Seorang Nelayan Bunuh Preman

Berita Online 0 Comment

Sering Dipalak dan Diludahi, Seorang Nelayan Bunuh Preman

Sering Dipalak dan Diludahi, Seorang Nelayan Bunuh Preman

eroerojp.com, CILACAP, – Membuka muka kejam Kandar (48), warga Desa Jatisari, Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah.

Tidak ada yang menganggap, nelayan pesisir yang hidup dalam kesederhanaan sehari-hari yaitu dalang tindakan pembunuhan merencanakan yang menerpa tetangganya sendiri, Ratino.

Topeng kekejaman Kandar itu disibakkan Kepala Kepolisian Cilacap, Ajun Komisaris Djoko Julianto waktu judul masalah oleh Mapolsek Cilacap Selatan, Jumat (2/3/2018).

Bacalah juga : Usai Menang Telak, Persija Ditunggu Lawan Paling Tangguh di Grup H Piala AFC 2018

” Aktor sudah mengaku semuanya perbuatannya, dia telah berencana pembunuhan korban Ratino, ” tuturnya.

Menurut Kapolri, motif paling utama di balik pembunuhan itu, yakni balas dendam pribadi yang sampai kini sudah dikubur aktor. Dalam kesaksiannya, aktor yang di ketahui preman itu mengakui kalau dianya seringkali dilecehkan serta dianiaya oleh korban sepanjang hidupnya.

” Korban seringkali menggantikan aktor dengan paksa, bahkan juga aktor juga seringkali dipukuli serta diludahi oleh korban, ” kata Kapolres.

Karna seringkali diperas untuk disalahgunakan, kesabaran Kandar juga dirubuhkan. Pada hari Jumat (19/01/2018), sesudah maghrib, pas jam 18. 30 WIB, mata Kandar yang gelap masuk ke Ratino. Memukul batang kayu yang dia bawa dari tempat tinggal ke kepala Ratino hingga korban wafat.

” Sesudah kematian, badan korban terbungkus jaring serta ditenggelamkan di kolam ikan dengan batu dipukul jadi pemberat, ” terang Kapolres.

Mayat korban yang terdekomposisi itu pada akhirnya diketemukan sebulan lalu, persisnya pada Selasa (13/2/2018). Sesaat aktornya di tangkap pada Senin (26/2/2018), waktu mudik ke gubuk tempat tempat tinggalnya ada tidak jauh dari tempat peristiwa.

” Di gubuk aktor, polisi sukses mengamankan bukti berbentuk kayu bulat yang disangka dipakai untuk membunuh korban, batu, pisau, gergaji serta tali, ” tuturnya.

Atas perbuatannya, aktor didakwa dengan Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan merencanakan dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

Author

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Back to Top