Kronologi ABG di Tangerang Aniaya dan Sekap Siswi SMP hingga Viral

Kronologi ABG di Tangerang Aniaya dan Sekap Siswi SMP hingga Viral

Berita Online 0 Comment

Kronologi ABG di Tangerang Aniaya dan Sekap Siswi SMP hingga Viral

Kronologi ABG di Tangerang Aniaya dan Sekap Siswi SMP hingga Viral

eroerojp.com, Jakarta – Polisi membuka masalah penganiayaan remaja ABG alias Anak Baru Gede yang videonya ramai di sosial media. Selidiki satu usut, motif aksi itu yaitu masalah romansa.

Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengemukakan, anak wanita sebagai korban penyiksaan inisial WA (13). Ia dianiaya dan ditahan di satu tempat tinggal kosong di Jalan Bukit Golf Raya Moderland Estate, Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang.

Dilakukan dua anak wanita berinsial LS dan YIZ, ” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/3/2018).

Bacalah juga : Disebut Pakai Jarum Infus Anak, Setya Novanto: Masa Sih…

Menurut Argo, korban awalannya ambil dua tersangka di motor bersihkan. Setelah dibawa ke tempat yang ditunjuk, pelaku lalu menginterogasi korban.

Tidak senang, tersangka LS dan YIZ juga menganiaya korban air mata dan meringis kesakitan.

” Motif tersangka LS geram pada korban karena merampas pacar korban hingga tersangka melakukan kekerasan pada korban, ” kata Argo.

Atas perbuatannya, kedua tersangka itu dijerat pasal 76 c dan Pasal 170 KUHP ayat 1 dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.

Polisi Kunjungi Tempat Penganiayaan

Polda Metro Tangerang, Senin pagi untuk pergi ke tempat di mana penganiayaan pada seseorang siswa SMP TKP.

Seperti yang diperlihatkan Indosiar Patrol, Senin (12/3/2018), ruko yang kosong di Perumahan Jalan Bukit Golf Raya Moderland, Cipondoh, Kota Tangerang, melihat penganiayaan seseorang siswa SMP berinisial AW. Dia menganiaya dua remaja seperti yang terdaftar dalam video virus di sosial media.

Dengan bekal video itu, petugas Satreskrim dan Kapolda Srikandi Kota Metro Tangerang segera mendatangi tempat itu dengan membawa dua pelaku yang terlebih dulu sudah di tangkap, yakni LS dan YI.

Kaporestro Tangerang Kota, Kombespol Harry Kurniawan, menyebutkan penganiayaan itu dimotivasi oleh masalah pria.

” Menurut pernyataan itu, tersangka yang mempunyai sahabat coba di tangkap oleh korban hingga ada penganiayaan, ” tuturnya.

Terlebih dulu pada hari Sabtu tanggal 10 Maret 2018 siang, satu video yang diupload oleh seseorang pelaku melaporkan kalau korban yang masih bersekolah di sekolah menganiaya LS dan YI di satu diantara ruko kosong LS dan YI sudah ditunjuk jadi tersangka walau keduanya ada dibawah usia.

Pelakunya juga akan dikenai UU Perlindungan Anak dengan hukuman lima tahun penjara

Author

Leave a comment

Back to Top